Manfaat Minyak Kemiri, Beserta Kandungan dan Cara Membuatnya

Manfaat Minyak Kemiri

infomanfaat.com – Kemiri (Aleurites Moluccana) adalah tumbuhan yang bijinya banyak digunakan sebagai bumbu dalam beragam masakan nusantara. Sebut saja masakan seperti nasi goreng, semur, soto, ayam goreng, hingga sambal sering menggunakan kemiri sebagai bumbu utamanya. Tak hanya berguna sebagai bumbu masakan, kemiri rupanya juga bisa dimanfaatkan untuk hal lainnya. Kemiri diambil minyaknya, kemudian bisa dimanfaatkan untuk merawat rambut, kulit, dan lain sebagainya. Manfaat minyak kemiri untuk berbagai hal sudah banyak diketahui oleh masyarakat kita sejak dahulu. Mereka memanfaatkan minyak kemiri untuk menyuburkan rambut bayi, merawat dan melembabkan kulit, sampai untuk mengatasi diare.

Secara visual, minyak kemiri tampak jernih dengan warna kuning terang. Cara membuat minyak kemiri tergolong mudah. Minyak kemiri didapat dengan cara mem-press dingin (cold press) biji kemiri.

Kandungan minyak kemiri

Manfaat Minyak Kemiri

Kandungan minyak kemiri sebagian besar terdiri atas asam lemak. Lemak yang terkandung dalam minyak kemiri antara lain adalah 9% lemak jenuh, 20% asam oleat (asam lemak omega-9), 42% asam linoleat (asam lemak omega-6), dan 29% asam linolenat (asam lemak omega-3), serta 6% asam palmitat. Selain asam lemak, minyak kemiri juga mengandung berbagai vitamin, seperti vitamin A, C, dan E.

Karena kandungannya itu, maka minyak kemiri memiliki kemampuan penetrasi kulit yang besar, sehingga minyak kemiri kerap meninggalkan “jejak”-nya pada kulit manusia, termasuk pada pakaian. Saat ini minyak kemiri sudah banyak yang dijual dalam bentuk kemasan botol siap pakai. Dari karakteristik minyak kemiri tadi yang mampu meninggalkan jejaknya pada kulit, kita bisa mengetahui apakah minyak kemiri yang dijual tersebut asli atau tidak. Cara mengetahuinya adalah dengan melihat kemampuan minyak kemiri dalam meninggalkan bekas pada kulit, terlebih lagi pada pakaian. Jika minyak kemiri telah dioplos atau diencerkan, maka kemampuan meninggalkan bekas tersebut akan berkurang atau bahkan hilang.

Manfaat Minyak Kemiri untuk Rambut

Kandungan asam lemak pada minyak kemiri membuatnya berfungsi sebagai pelembab alami yang mumpuni. Kemampuan minyak kemiri dalam melembabkan banyak dimanfaatkan orang untuk digunakan sebagai produk perawatan kecantikan, termasuk dalam perawatan rambut. Asam amino dan asam lemak esensial yang terkandung dalam minyak kemiri bekerja layaknya conditioner alami untuk rambut yang dapat terpenetrasi pada batang dan helai rambut sehingga membuat rambut jadi sehat, berkilau, lembut, dan tidak kering.

Minyak kemiri juga dapat digunakan untuk merawat kulit kepala, yaitu membantu mengatasi rasa gatal yang muncul pada kulit kepala atau biasa kita kenal dengan ketombe. Minyak kemiri juga berkhasiat dalam meregenerasi sel-sel kulit kepala yang mati. Bisa dikatakan bahwa minyak kemiri berfungsi sebagai pelindung rambut. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan dalam mengaplikasikan minyak kemiri adalah dengan cara menggunakannya pada pijatan di bagian pangkal rambut, sehingga dapat melembabkan dan meningkatkan kemampuan regenerasi sel-sel kulit. Kulit rambut yang sehat adalah modal yang kuat bagi rambut sehat.

Minyak kemiri menutrisi rambut sekaligus juga bekerja seolah-olah memijat kulit kepala dan membuat sel akar rambut menjadi aktif. Manfaatnya adalah dapat menyuburkan rambut, membuat rambut jadi semakin lembut, indah dan tebal, sekaligus juga mencegah timbulnya ketombe dan masalah kulit kepala kering.

Karena kandungan dan khasiat yang dimiliki oleh minyak kemiri, banyak yang memanfaatkannya untuk mengatasi masalah kerontokan rambut, menebalkan alis, menyuburkan dan menghitamkan rambut bayi dan anak-anak, karena kemiri juga memiliki khasiat menjaga warna alami rambut.

Jika Anda tidak memiliki minyak kemiri dalam bentuk kemasan siap pakai, Anda dapat membuatnya sendiri di rumah. Misalnya, Anda ingin memanfaatkan minyak kemiri untuk menebalkan alis, caranya adalah:

Ambil sekitar 20 buah biji kemiri, bakar hingga gosong, tumbuk halus, kemudian peras kemiri yang sudah ditumbuk halus tadi dan saring minyaknya. Selanjutnya, oleskan minyak kemiri ke alis. Sebaiknya pengolesan dilakukan pada sore (menjelang malam hari) agar bisa didiamkan semalaman sehingga lebih meresap. Setelah didiamkan semalaman, baru dicuci dan dibersihkan. Lakukan rutin setidaknya 2 hari sekali. Dengan perawatan yang rutin, mudah-mudahan akan didapatkan hasil sesuai dengan yang diharapkan, yaitu alis yang tebal, hitam, dan rata yang bisa menambah kecantikan alami Anda.

Manfaat lain Minyak Kemiri

  • Minyak kemiri dapat juga digunakan dalam perawatan kulit. Layaknya pada rambut, minyak kemiri berkhasiat dalam melembabkan kulit, bahkan pada kulit yang sangat kering. Minyak kemiri juga menyembuhkan kulit yang luka, sehingga dapat digunakan dalam memulihkan kulit sehabis terbakar sinar matahari.
  • Minyak kemiri dapat menghambat penuaan pada sel-sel kulit, sehingga kulit senantiasa fleksibel dan lembut.
  • Pada beberapa laporan disebutkan bahwa minyak kemiri dapat meringankan gejala psoriasis dan eksim.
  • Di Sumatera, biji kemiri banyak digunakan untuk mengatasi diare. Biji kemiri dibakar dengan arang, kemudian dihaluskan lalu dioleskan pada area sekitar pusar.
  • Di Hawaii, minyak kemiri lazim digunakan untuk berbagai kebutuhan, salah satunya di rumah sakit, minyak kemiri digunakan untuk meringankan rasa terbakar akibat treatment radiasi.

    Sejak dahulu, orang Hawai yang sering bersentuhan dengan laut dan pantai juga sudah memanfaatkan minyak kemiri untuk merawat kulit dan rambut mereka dari sengatan sinar matahari saat berada di laut dan pantai. Mereka juga memanfaatkan minyak kemiri untuk melindungi rambut dari kandungan garam air laut.

  • Minyak kemiri juga digunakan dalam campuran cat dan varnish.
  • Minyak kemiri juga diaplikasikan pada makanan, baik sebagai perisa pada salad dressing dan seafood maupun sebagai pengawet alami pada ikan hasil tangkapan nelayan. Namun, karena memiliki laksatif (pencahar), maka aplikasinya dalam jumlah yang sedikit.
  • Di Hawaii, minyak kemiri digunakan sebagai bahan anti-air yang diaplikasikan pada perahu, kano dan papan seluncur.


loading...

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>