Manfaat dan Khasiat Propolis yang Menarik untuk Diketahui

manfaat-khasiat-propolis
Gambar: naturesnaturals.com.au

infomanfaat.com – Sebagian besar dari kita tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya porpolis. Ya, zat yang merupakan produk dari lebah madu ini memang memiliki banyak manfaat dan khasiat, terutama bagi kesehatan tubuh. Propolis kaya akan kandungan gizi (nutrisi), sehingga tak mengherankan bila banyak yang memanfaatkannya sebagai salah satu suplemen kesehatan. Apa saja kandungan gizi dan manfaat yang dimiliki propolis? Simak informasinya berikut ini.

Apa Itu Propolis?
Propolis adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu. Propolis terbentuk dari pucuk daun-daun muda yang dikumpulkan oleh lebah madu yang bercampur dengan air liur lebah. Lebah madu memproduksi propolis untuk melindungi sarangnya dari bakteri dan kuman. Propolis bersifat antibakteri sehingga mampu membunuh semua kuman dan bakteri yang masuk ke sarang lebah. Lebah menambal, melapisi, dan mensterilkan sarangnya dengan propolis agar semua yang ada di dalam sarang tersebut terlindungi dari serbuan bakteri dan kuman.

Kandungan Nutrisi Propolis

  • Propolis mengandung ester asam fenolat, asam fenolat, asam alifatik, dihidrokalkon, kalkon, flavanon, flavon, tertradidrofuran derivat.
  • Propolis mengandung mineral magnesium, kalsium, yodium, kalium, natrium, tembaga, zinc, mangan, dan zat besi. Propolis juga mengandung Vitamin B1, B2, B6, Vitamin C, vitamin E, dan asam lemak.
  • Propolis mengandung enzim suksinat dehidrogenase, glukosa 6 fostatase, adenosin trifostatase, dan asam fostatase.
  • Propolis juga mengandung flavonoid, protein, dan karbohidrat dalam jumlah yang besar.
  • Unsur propolis terdiri dari:
    – 55% getah
    – 7.5 – 35 % lilin
    – 10% minyak esensial
    – 5% pollen
    – 5% asam amino
    – 4.4 – 19 % minyak atsiri.

Apa Manfaat dan Khasiat Propolis?

  • Propolis bermanfaat untuk menghasilkan energi, karena tinggi akan kandungan karbohidrat.
  • Berbagai studi menunjukkan bahwa propolis sangat cocok digunakan sebagai suplemen kesehatan karena propolis mengandung sejumlah zat yang dibutuhkan tubuh untuk membangun sistem imun tubuh. Propolis mengandung semua unsur vitamin (kecuali vitamin K) dan mineral (kecuali sulfur) yang dibutuhkan tubuh. Propolis juga mengandung asam amino esensial yang diperlukan tubuh untuk regenerasi sel.
  • Tak hanya itu, propolis juga berperan sebagai antioksidan alami yang ampuh karena kaya akan kandungan bioflavonoid. Kandungan bioflavonoid yang terkandung dalam propolis terbilang cukup tinggi. Sebagai perbandingan, kandungan bioflavonoid dalam satu tetes propolis saja setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk. Bioflavonoid merupakan antioksidan kuat yang memiliki banyak khasiat, diantaranya adalah mampu meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh, dan melawan berbagai radikal bebas.
  • Propolis bersifat sebagai antibakteri, antiviral, antiinflamasi, antijamur, antikanker, antioksidan, dan imunomodulator. Senyawa aktif yang bertanggung jawab terhadap berbagai aktivitas farmakologi tersebut adalah ester feniletil asam kafeat.
  • Manfaat dan khasiat lainnya dari propolis adalah mampu mencegah terjadinya penurunan trombosit pada pasien demam berdarah (DB). Campuran propolis (20%), madu (50%), royal jeli (15%), dan bee pollen (15%) cukup ampuh untuk mencegah trombositopenia (penurunan angka trombosit).
  • Propolis merupakan antiseptik alami yang sudah digunakan sejak jaman mesir kuno. Propolis banyak dimanfaatkan untuk mengobati luka dan mempercepat penyembuhan luka. Masyarakat mesir kuno juga banyak memanfaatkan propolis untuk membalsem mumi.

    Selain bersifat sebagai antiseptik alami, propolis juga bersifat sebagai antiinflamasi sehingga juga bermanfaat untuk mencegah peradangan pada luka, seperti luka bakar dan borok pada kulit. Propolis juga banyak digunakan sebagai obat kumur setelah operasi gigi dan mulut untuk mempercepat penyembuhan, mengurangi rasa sakit dan bengkak setelah operasi.

  • Propolis juga banyak dimanfaatkan untuk mengobati herpes, terutama yang disebabkan oleh virus herpes tipe 2 (HSV-2).

Bahaya dan Efek Samping Propolis

Adakah bahaya dan efek samping yang ditimbulkan dari konsumsi propolis?

Propolis tergolong aman dan dianggap tidak berisiko tinggi. Namun, pada beberapa orang, penggunaan propolis dapat menyebabkan timbulnya reaksi alergi, terutama pada orang yang alergi terhadap lebah atau produk lebah. Pelega tenggorokan yang mengandung propolis pada beberapa orang juga dapat menyebabkan iritasi pada daerah mulut.

Bagaimana penggunaanya untuk ibu hamil dan menyusui? Menurut beberapa sumber, sejauh ini belum ada informasi yang cukup untuk memastikan keamanan penggunaannya untuk ibu hamil dan menyusui. Oleh karena itu, demi alasan keamanan, akan lebih baik bila ibu hamil dan menyusui tidak menggunakan propolis semasa kehamilan dan masa menyusui.

Mereka yang menderita asma sebaiknya juga menghindari propolis (tidak menggunakan propolis). Beberapa ahli menyebutkan bahwa senyawa yang terkandung dalam propolis dapat memperparah kondisi asma.

Beberapa referensi lainnya juga menyebutkan bahwa, senyawa kimia tertentu yang terkandung dalam propolis juga dapat memperlambat proses pembekuan darah. Konsumsi propolis dapat meningkatkan risiko pendarahan selama dan setelah operasi. Oleh karena itu, bagi pasien yang akan menjalani operasi, disarankan untuk tidak mengonsumsi propolis setidaknya 2 minggu sebelum operasi.

(Berbagai sumber)


loading...

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>