INFOMANFAAT.COM

Manfaat Temulawak bagi Kesehatan

infomanfaat.comTemulawak adalah tanaman asli Indonesia yang memiliki banyak manfaat bagi kecantikan, kesehatan, atau sebagai bumbu dapur. Tanaman yang memiliki nama latin Curcuma xanthorrhiza ini mengandung banyak pati, minyak atsiri, lemak, selulosa, dan kurkuminoid. Pati temulawak diperlukan tubuh untuk regenerasi sel karena berprotein tinggi. Pati ini mudah dicerna sehingga sangat cocok untuk dijadikan makanan bayi atau orang yang baru sembuh dari sakit. Dalam industri makanan, pati temulawak dimanfaatkan untuk mengentalkan sirup dan bahan pengawet roti.

Segudang Manfaat Temulawak

Kandungan minyak atsiri dalam temulawak sebanyak 6% berkhasiat meluruhkan empedu, sebagai antibakteri atau antimikroba. Minyak atsiri dalam temulawak terdiri dari seskuiterpen, acurcumene, 1-sikloisoprenmyrcene, zingiberene, xanthorrhizol, turunan lisabolen, epolisid-bisakuron, bisakuron A, bisakuron B, bisakuron C, ketonseskuiterpen, turmeron, a-turmeron, a-a-atlanton, germakron, monoterpen, sineol, d-borneol, d-aphellandrene, dan d-camphene. Sifat minyak atsiri ini membuat temulawak digunakan sebagai bahan obat-obatan beberapa penyakit seperti liver, hepatitis, rematik, dan ginjal.

Temulawak juga dapat dipakai sebagai obat jerawat karena berfungsi sebagai antiseptik yang dapat membunuh bakteri pathogen sehingga kulit menjadi bersih dan radang jerawat sembuh. Cara menggunakan temulawak sebagai obat jerawat adalah dengan merebus dan meminumnya. Sedangkan pemakaian luar dengan cara mencuci temulawak kering, diparut, kemudian digunakan sebagai masker secara teratur. Masker temulawak juga efektif menghilangkan noda hitam pada wajah akibat jerawat atau kesalahan penggunaan kosmetik.

Manfaat Temulawak

Kurkuminoid beraroma khas, berwarna kuning atau jingga dalam suasana asam, dan berwarna merah dalam suasana basa. Aroma khas tersebut sering dimanfaatkan sebagai penyedap makanan dan minuman, sedangkan sifat warnanya dimanfaatkan sebagai pewarna alami kosmetika dan makanan.

Kurkuminoid dalam temulawak berbeda dengan kunyit. Kurkuminoid pada temulawak hanya terdiri dari kurkumin dan desmetoksikurkumin, sedangkan kunyit juga mengandung bisdesmitoksikurkumin. Dalam sekresi empedu, rimpang temulawak lebih efektif karena tidak mengandung bisdesmitoksikurkumin yang bekerja antagonis dengan kedua kurkuminoid yang lain. Dalam kesehatan, kurkuminoid digunakan sebagai antidiabetes dan antiradang sehingga dapat mengurangi nyeri sendi.

Temulawak juga mengandung zat-zat aktif yang memiliki efek farmakologis seperti dibawah ini:

Manfaat Temulawak

Temulawak juga bermanfaat menjaga pencernaan dengan meningkatkan aktivitas cairan lambung sehingga membantu metabolisme dan mengurangi kontraksi usus halus. Anda dapat mencampurkan temulawak ke dalam makanan anak-anak yang susah makan karena minyak atsiri dalam temulawak bersifat karminativum atau memperbaiki nafsu makan.

Setelah mengetahui berbagai manfaat temulawak, kita dapat menggunakannya untuk berbagai keperluan. Menggunakan temulawak yang terbukti menyehatkan lebih baik daripada bahan kimia yang belum tentu aman. Semoga bermanfaat.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>