Manfaat ASI untuk Tumbuh Kembang Bayi

Manfaat ASI untuk Tumbuh Kembang Bayi
sumber gambar: greenprophet.com

infomanfaat.com – ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi karena mengandung zat gizi dengan komposisi seimbang. Selain itu, memberikan ASI akan mendekatkan hubungan ibu dan anak yang berdampak baik bagi mentalitas janin. Berikut ini manfaat ASI bagi tumbuh kembang bayi:

  • Lebih sehat. ASI mengandung antibodi yang tidak terdapat pada susu formula manapun. Antibodi ini berfungsi melawan bakteri dan virus sehingga bayi tidak mudah sakit. Bayi yang sehat akan tumbuh lebih baik baik daripada bayi yang mudah sakit. Beberapa gejala infeksi seperti demam tinggi dapat mengakibatkan kerusakan otak yang tentunya akan menghambat perkembangan bayi secara keseluruhan. Oleh karena itu, secara tidak langsung ASI memiliki peran penting dalam mencegah kerusakan otak dan hambatan pertumbuhan. Selain itu, ASI juga mengandung vitamin D yang dapat menangkal radikal bebas.
  • Mencerdaskan. Bayi yang diberikan ASI akan lebih cerdas disbanding bayi yang diberi susu formula. ASI mengandung lemak tak jenuh yang membentuk selubung myelin pada sel saraf. Selubung myelin ini berfungsi mencegah kebocoran rangsangan. Selain itu, lemak pada ASI juga dibutuhkan untuk menyempurnakan struktur sel saraf yang sedang berkembang pesat. Namun, jangan dilupakan juga untuk selalu memberikan stimulasi yang tepat untuk anak Anda jika Anda menginginkannya untuk tumbuh cerdas.
  • Mempercepat perkembangan motorik. Berat badan bayi yang diberi ASI akan meningkat sesuai dengan grafik pertumbuhan dalam KMS, tidak berlebihan dan tidak kurang. Hal ini disebabkan jumlah karbohidrat dan lemak tak jenuh pada ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. Peningkatan berat badan yang cukup akan membuatnya lebih aktif bergerak sehingga akan cepat berkembang seperti mudah tengkurap, duduk, berjalan dan berlari. Bayi yang terlalu gemuk lebih sulit bergerak sehingga perkembangan motoriknya terhambat.
  • Manfaat ASI untuk Tumbuh Kembang Bayi

    sumber gambar: greenprophet.com

  • Mencegah karies gigi. ASI mengandung selenium yang tinggi, sehingga dapat mencegah karies gigi. Asam yang ada pada susu formula dapat merusak gigi.
  • Melancarkan pencernaan. Jenis glukosa pada ASI adalah laktosa yang mudah dipecah menjadi galaktosa dan glukosa. Sedangkan lemak pada ASI juga mudah diemulsi lebih sempurna. Berdasarkan penelitian, BAB dan BAK bayi yang diberi ASI menjadi lebih lancar.
  • Mencegah penyakit. ASI yang keluar pada awal laktasi disebut kolostrum yang mengandung sel aktif mirip sel darah putih. Pada awal kehidupan, bayi masih rentan terhadap serangan penyakit sehingga ASI sangat tepat untuk mencegah penyakit. ASI matur juga mengandung zat protektif seperti laktoferin, lisosim, komplemen C3 dan C4, antistreptococcus, imunitas seluler, dan antibody, serta mengandung probiotik Lactobacillus bifidus,.
  • Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi. Laktosa pada ASI bermanfaat meningkatkan absorbsi kalsium. Kalsium ini sangat diperlukan untuk membentuk tulang dan gigi anak. Selain itu, ASI juga mengandung vitamin D yang turut mendukung pertumbuhan tulang.
  • Menyehatkan mata. Protein dalam ASI adalah kasein dan whey. Kedua bentuk protein ini mudah dicerna, dan berfungsi membentuk retina serta konjugasi bilirubin.
  • Mencegah alergi karena tidak mengandung beta laktoglobin.
  • Mendukung perkembangan psikologis. Ibu yang menyusui akan lebih sering mendekap bayinya sehingga memberikan suasana nyaman dan tenang. Suasana ini akan memacu perkembangan fisik dan psikis bayi sehingga lebih mudah dilatih dan konsentrasi terhadap didikan anda.

Berdasarkan uraian diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa menyusui adalah pilihan terbaik. Tidak seharusnya seorang ibu enggan memberikan ASInya dengan alasan bekerja, kesibukan, atau bayi malas menyusu. Masalah tersebut bisa diselesaikan dengan menyimpan susu di lemari es atau menyusui saat jam istirahat. Persiapan laktasi seharusnya dilakukan sejak kehamilan sehingga ibu dapat segera beradaptasi ketika bayi lahir.


loading...

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>