Manfaat Musik Bagi Janin yang Tidak Boleh Dilewatkan

Manfaat Musik bagi Janin yang tidak boleh dilewatkan

infomanfaat.com – Alunan musik dipercaya dapat menghadirkan banyak manfaat bagi janin. Atas dasar hal itu, banyak penelitian yang telah dilakukan untuk membuktikan kebenarannya. Berbagai hasil penelitian tersebut berhasil menemukan korelasi antara musik dengan perkembangan janin di dalam rahim Ibu. Apa saja Manfaat musik bagi janin? Baca terus artikel ini ya.

  • Musik klasik yang menenangkan sangat baik untuk perkembangan jiwa janin sehingga menurunkan kejadian fetal distress (stres janin). Ketenangan emosional pada janin secara tidak langsung turut mempengaruhi pertumbuhannya. Janin yang tenang akan tumbuh lebih sehat daripada yang sering mengalami stress. Hal itu dikarenakan stres dapat memacu pengeluaran hormon adrenalin yang memacu kerja jantung. Peningkatan hormon adrenalin ini diikuti oleh peningkatan denyut jantung janin yang kemudian membuat sirkulasi darah menjadi kurang lancar. Pada akhirnya, distribusi nutrisi dan oksigen yang sangat diperlukan dalam pembelahan sel berkurang dan pertumbuhan menjadi terhambat.
  • Musik dengan tempo lambat juga diduga dapat membentuk kecerdasan emosional janin. Ketenangan yang diciptakan dapat mempengaruhi kematangan psikis yang nantinya diperlukan anak untuk menghadapi segala permasalahan.
  • Musik juga turut mendukung perkembangan otak. Keteraturan mendengarkan musik dapat menekan jumlah sel saraf yang mati sebelum dilahirkan. Dengan demikian, maka bayi lahir dengan jumlah sel saraf yang lebih banyak daripada yang tidak pernah distimulasi. Banyaknya sel saraf merupakan salah satu faktor penentu kecerdasan seseorang, karena akan terbentuk lebih banyak jaringan dan hubungan untuk menyimpan memori.
  • Manfaat Musik bagi Janin yang tidak boleh dilewatkan

  • Menurut penelitian yang dilakukan Dr. Vande Carr, janin dalam rahim dapat bereaksi terhadap irama musik yang memasuki lingkungannya. Hal ini terlihat dari denyut jantung janin yang terdengar lebih teratur ketika alunan musik klasik diperdengarkan. Musik merupakan stimulasi kognitif khususnya di bidang bahasa. Janin yang diberikan stimulasi musik menjadi lebih cepat mengeluarkan kata-kata, memaknai bahasa, serta menunjukkan kematangan kognitif yang baik.
  • Pada usia kehamilan 16 minggu, janin sudah mulai dapat mendengar, meskipun organ pendengaran belum terbentuk sempurna. Saraf otak juga akan mencerna lirik dalam sebuah lagu dan menyimpannya sebagai memori. Meskipun tidak mendatangkan dampak secara langsung, namun kata-kata ini nantinya akan lebih mudah dikenali oleh bayi. Oleh karena itu, sebaiknya perdengarkan musik dengan lirik yang positif.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Tidak semua jenis musik baik untuk tumbuh kembang janin. Musik yang digunakan untuk stimulasi janin ini adalah jenis musik yang berfrekuensi 5000-8000 Hz. Mendengarkan musik yang bersuara keras dengan tempo sangat cepat seperti musik rok dan metal kurang baik bagi perkembangan otak janin. Musik seperti ini cenderung meningkatkan denyut jantung janin yang membuat janin anda justru stres.

Meskipun banyak bermanfaat, namun anda tidak boleh terlalu sering menstimulasi janin dengan musik. Usahakan melakukan stimulasi secara teratur pada pukul 20.00-23.00 WIB dengan alokasi waktu tidak lebih dari 70 menit. Ibu dapat menyanyikan lagu-lagu kesukaan; dan ini lebih baik, atau mendengarkan dari tape rekorder. Semoga bermanfaat…


loading...

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>