Manfaat dan Khasiat Habbatussauda untuk Ibu Hamil

Habbatussauda untuk Ibu Hamil

infomanfaat.com – Hingga detik ini pertentangan mengenai penggunan habbatussauda untuk ibu hamil masih banyak terjadi. Ada pihak yang tidak menganjurkan penggunaannya sama sekali karena khawatir akan membuat air ketuban keruh, keguguran, dan sebagainya. Namun, ada pula pihak yang justru menganjurkan penggunaan habbatussauda pada saat hamil. Bagaimanakah kebenarannya?

Asumsi Pertama

Habbatussauda mengandung aneka vitamin; A, B1, B2, B6, C, E, asam linolenat, 15 macam asam amino, karbohidrat, mineral, dan antibiotik. Berdasarkan kandungan tersebut, maka habbatussauda baik dikonsumsi ibu hamil. Kandungan gizi yang lengkap dalam habbatussauda dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil.

Beberapa wanita yang mengonsumsi habbatussauda saat hamil tidak menampakkan gejala yang membahayakan. Oleh karena itu, habbatussauda dianggap aman. Habbatussauda justru dianggap mendatangkan banyak manfaat seperti:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh karena mengandung antioksidan. Ibu hamil perlu meningkatkan daya tahan tubuhnya karena serangan penyakit seringkali menyebabkan cacat janin. Selain itu, sifat antioksidan dalam habbatussauda dapat menangkal radikal bebas yang menyebabkan kelainan kromosom pada janin seperti sindroma down, pateu, dan sindrom klinefelter.
  • Menyembuhkan berbagai penyakit karena mengandung antibiotik dari minyak atsiri. Habbatussauda dikenal sebagia antibiotik yang manjur. Mengonsumsi habbatussauda tidak hanya akan membunuh kuman, namun juga jamur dan virus.
  • Memenuhi nutrisi janin karena mengandung berbagai vitamin dan mineral (sodium, kalsium, potassium, magnesium, zat besi, selenium, dsb)
  • Mencerdaskan karena mengandung protein sebagai pembentuk sel saraf dan asam linolenik yang diperlukan untuk perkembangan otak.

Asumsi pertama ini diukung oleh hadist Nabi SAW yang artinya: habbatussauda obat segala macam penyakit kecuali kematian (HR. Bukhari Muslim).

Asumsi Kedua

Beberapa ahli medis melarang penggunaan habbatussauda dalam kehamilan karena dapat menyebabkan ketuban keruh, panas pada tubuh, bahkan keguguran. Dosis aman habbatussauda juga belum diteliti secara pasti dan penjualan habbatussauda di pasaran belum melalui penelitian yang valid seperti obat-obatan kimia.

Kandungan gizi habbatussauda dalam satu kapsul belum diketahui secara pasti sehingga konsumen tidak dapat mengetahui efek samping yang mungkin ditimbulkan. Oleh karena itu, sebaiknya penggunaannya dihentikan apabila terjadi kehamilan demi mencegah efek negatif yang mungkin muncul.

Bagaimakah Cara Menyikapinya?

Habbatussauda memang menimbulkan efek panas pada tubuh, termasuk pada rahim. Konsumsi habbatussauda dalam jumlah besar (dosis tinggi) dikhawatirkan menyebabkan keguguran sebagai akibat dari efek panas tersebut. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan berapa dosis yang dikatakan berlebihan tersebut.

Pada awal kehamilan janin masih rentan sehingga mudah keguguran. Oleh karena itu, penggunaan habbatussauda mungkin lebih baik dihindari terlebih dahulu hingga usia kehamilan ibu menginjak trimester ke-3.

Pada trimester ketiga, panas yang ditimbulkan habbatussauda tidak sampai menyebabkan kematian atau prematuritas jika dikonsumsi secara wajar. Sebaiknya belilah habbatussauda yang terdaftar di BPOM yang diketahui komposisinya secara detail.


loading...

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>